Sekedar Cerita

Hanya Mimpi Usang

Sekolah Skenario

28 Jun 2009

 Barusan lihat Luvie posting soal sekolah scriptwriter dimana dia mengajar disitu. Buat sebagian orang sekolah ini terasa asing, bayangkan sekolah menjadi scriptwriter. Saya sendiri baru kali ini mengenal sekolah menjadi scriptwriter.Sekolah ini cukup menarik perhatian saya karena saya baru kali ini tau ada sekolah menjjadi scriptwriter

Semua orang saya yakin mempunyai bakat untuk menulis, apalagi seorang blogger tentunya yang dinilai adalah tulisannya. Bohong kalo blogger gak bisa menulis, walau bukan tulisan berbobot tapi tetap saja apa yg di posting adalah buah karya dari pemikirannya. Dengan modal dasar menulis sederhana setelah di asah tentunya akan bisa membuat seseorang menjadi penulis hebat atau paling jelek di atas rata2 orang biasa.

Apa yang dilakukan oleh Komunitas Serunya adalah salah satu cara mengasah kemampuan menulis seseorang. Dengan bakat yang sudah dimiliki masing2 individu, para pengajar serunya akanmemberikan petunjuk dan arahan bagaimana menjadi seorang penulis skenario yg benar. Urusan nantinya para muridnya bisa berimprovisasi tapi paling gak dasar2 dari seorang penulis skenario yang baik dan benar sudah ada.

Adakah dari anda yang berminat menjadi scriptwriting? Anda berminat ikut tapi sibuk dengan kerjaan? anda bisa buka disini, anda bisa memilih kapan pun anda ada waktu luang dan bisa tetep mengikuti kursus ini. Ayo buruan mendaftar!!!

Masih Soal skenario, kalo skenario yang satu ini tentu tidak di ajarkan di sekolah skenario serunya. Skenario yang akan kita bahas sekarang adalah skenario mengenai pilpres yang sebentar lagi akan di laksanakan. Mendekati Hari H Pilpres terlihat semakin banyak skenario yang di jalankan. Tiap2 tim sukses capres tentu sudah mulai menjalankan rencana2 yang sudah mereka susun, bermacam2 skenario digunakan untuk memenangkan pilpres ini. Dari skenario yang ringan sampai skenario yang berat seperti soal Agama yang sangat sensitip di negara kita. Sampai kapan mereka2 akan memainkan skenarionya? sama seperti sinetron yang sudah menjadi industri di negara ini, sampai kapan sinetron akan hilang dari stasiun tv? jawabannya sama seperti jawaban sampai kapan skenario para petinggi2 akan berhenti yaitu SAMPAI KITA RAKYAT INDONESIA MENJADI SEMAKIN PINTAR DALAM MEMILAH-MILAH MANA YG BAIK DAN MANA YANG BURUK. Selama Rakyat masih gampang dibohongi dan gampang termakan rayuan, bujukan, kata2 manis yang beracun, selama itulah mereka para elite2 akan terus membuat skenario untuk dijalankan di negeri ini.

Buat para masyarakat yang menggunakan hak pilihnya, gunakanlah hak pilih anda dengan sebaik2nya, mulailah dari sekarang perhatikan dan amati apakah pilihan anda benar2 adalah orang yang pantas memimpin negeri ini.

Buat masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya seperti saya , mari kita simpan hak pilih kita dan kita pergunakan ketika memang ada pemimpin yang sesuai dengan keinginan kita masing2

maapkan saya ibu pertiwi karena saya tidak menggunakan apa yang telah engkau berikan kepadaku sekarang, saya tidak bisa memilih siapa yang nantinya akan membunuh mu. Hak pilih yang engkau berikan akan tetap kusimpan sampai nanti aku diberi kesempatan memilih siapa yang pantas untuk merawat mu

Versi Saya

05 Jun 2009

Kasus Ibu Prita Mulyasari yang semula hanya masalah komplain konsumen terhadap sebuah Tempat Pelayanan Masyarakat akhirnya menjadi efek bola salju yang terus membesar. Perkara yang awalnya hanya komplain akhirnya menjadi perkara yang complicated yang melibatkan banyak orang. Kenapa bisa terjadi seperti itu? Saya akan menguraikan menurut versi saya.

Kasus ini menjadi complicated karena sudah banyak pihak2 yang terlibat didalamnya. Awalnya pihak Rs saya gak akan menyebutin namanya bukan karena takut dipenjara tapi karena saya benar2 gak respek sama Rs yang satu ini.  Mungkin Rs ini awalnya beranggapan bahwa mereka akan dengan mudah dalam menyelesaikan kasus ini ketika mereka membawa kasus ini ke ranah hukum. Langkah ini juga tidak terlepas dari langkah awal mereka ketika mememangkan sidang perdata atas kasus ini. Sayangnya seiring berjalannya waktu dan ketika mereka berusaha menjerat dengan pasal berlapis dengan memasukkan UU ITE ke dalamnya mereka malah membuat blunder. Langkah yg menurut pikiran mereka harusnya membuat “jera” Bu Prita malah menjadi senjata makan Tuan ketika hal ini di ketahui para Blogger dan penikmat dunia maya. Lho kenapa para blogger dan penikmat dunia maya menjadi ikut2an termasuk saya? hal ini lebih didasarkan pada UU ITE sendiri yang masih rancu dan dari awal kemunculannya memang ditentang banyak pihak karena bisa menjadi pasal karet. Dukungan datang dari Berbagai kelompok Blogger tanah air, facebook, bahkan forum2 di dunia maya kepada Bu Prita. Bola yang seharusnya berada di Rs ini skrg berpindah ke Bu Prita karena dukungan dari berbagai pihak, bahkan ketiga calon presiden sudah menyatakan sikap atas kasus ini dan semuanya hampir2 berpihak kepada Bu Prita.

Kasus yang awalnya hanya melibatkan konsumen dan penyedia jasa skrg sudah membesar sapai ke level lembaga peradilan dan kepolisian. Seperti yang kita ketahui jaksa dan polisi yang menyidik kasus ini akhirnya juga ikut2an terseret untuk di periksa apakah prosedur hukumnya sudah sesuai ketentuan atau belum. Seandainya pemeriksaan nanti menemukan indikasi “penyelewengan prosedur” bukan tidak mungkin mereka akan mendapatkan sanksi dari lembaganya masing2

Dalam bidang marketing, hubungan antara konsumen dan produsen atau penyedia jasa itu sangat penting. Konsumen sebagai pemakai harusnya benar2 diperhatikan karena dari merekalah segala kekurangan dan keluhan didapatkan. Sudah selayaknya keluhan dan complain konsumen dijadikan masukkan bukan dijadikan sesuatu hal yang memalukan. Opini publik juga penting dalam memasarkan produk dan jasa kita, dan yang terjadi dalam kasus Rs ini pihak penyedia jasa terlalu berlebihan dalam menanggapi keluhan konsumen dan akhirnya malah membuat opini yang tidak baik buat dirinya sendiri. Senjata makan Tuan

Saya akan berandai2 saja sekarang 

Seandainya Rs saya gak akan menyebutin namanya bukan karena takut dipenjara tapi karena saya benar2 gak respek sama Rs yang satu ini  mau berbesar hati dalam menerima keluhan dan menanggapinya dengan benar tentu kasus ini gak akan berlarut2 seperti sekarang ini.

Seandainya saya jadi owner atau komisaris dari rumahsakit ini saya akan me non-aktifkan pihak2 rs yang terlibat dan meminta maap atas kesalahan yang rs lakukan dan berbesar hati menarik tuntutan bahkan berusaha mengembalikan nama baik Bu Prita. Kenapa saya akan berbuat demikian? Rs adalah penyedia jasa yang mana pelayanan kepada konsumen adalah yang nomor 1 dan harus benar2 dijaga dan ditingkatkan. Dalam kasus Rs ini nama baik mereka sudah tercemar dan benar2 sudah di cap buruk oleh jutaan orang, dan untuk mengembalikan nama baik ini bukan hal yang mudah dan instant. Butuh waktu dan biaya yang besar. Jadi sebelum semuanya menjadi berefek yang lebih buruk lagi, maka saya akan melakukan amputasi. Kalo hal ini dibiarkan berlarut2 dan seperti ini, saya yakin sekali bahwa pengunjung rumahsakit ini akan menurun drastis dan sampai pada titik tertentu tidak menutup kemungkinan akan bangkrut semoga bangkrut aja biar kapok

Keyword Buat Para Capres

02 Jun 2009

Keyword atau dalam bahasa indonesia kata kunci sering menjadi buruan para blogger pemburu dollar. Dengan kata kunci yang tepat para blogger ini akan dapat terindex dengan cepat dan menempati halaman pertama  dari google page. Seperti salah satu temen ku ini yg berhasil menemukan keyword atau kata kunci dengan pas dan akhirnya terindex di halaman pertama dari google page.

Terus apakah hubungan keyword dengan Pilpres?  Pilpres atau pilihan presiden kunci utamanya adalah menarik dukungan sebanyak-banyaknya dari rakyat indonesia agar memilih mereka. Sama seperti blog, keyword buat para capres adalah agar mereka terindex dengan cepat di benak para pemilih ketika mereka berpikir akan memilih siapa. Beberapa keyword buat para pilpres yang sering kita lihat di media massa adalah pertumbuhan ekonomi, ekonomi kerakyatan, neo liberalisme, pengembangan budaya, mensejahterakan masyarakat dan menjelekkkan pasangan lain. Saya yakin hanya segelintir orang yg mengerti dengan apa yg mereka bicarakan, debatkan bahkan statement mereka di media massa, padahal banyak keyword yg lebih efektif yang lebih bisa membuat mereka terindex dengan mudah di hati dan pikiran rakyat indonesia. Contoh keyword itu adalah

1. Penyelesaian masalah Lumpur Lapindo yang sudah bertahun2 tidak pernah terselesaikan

2. Penyelesaian Kasus Ambalat yang benar-benar membuat bangsa indonesia terinjak-injak harga dirinya dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun

3. Tindakan ke depan buat Perusahaan asing yg mengeruk kekayaan alam indonesia tanpa bisa membangun dan mensejahterakan masyarakat di sekitarnya dan bangsa indonesia seperti freeport dan exxon

4. Kasus Korupsi dan penyelesaiannya yang juga berlarut2 dan tidak terselesaikan

Menurut saya pribadi apabila capres2 yang bertarung mau mengambil keyword ini dan benar2 mau mengikat sebuah perjanjian dengan rakyat dalam arti kontrak politik saya kira capres tersebut akan dapat dengan mudah terindex oleh sebagian masyarakat indonesia terutama mereka2 yang terlibat langsung di dalamnya

Updated: kasus dari Ibu Prita Mulyasari yang di gugat oleh Rumah Sakit OMNI karena telah mencemarkan nama baik dan akhirnya dipenjara. Padahal Ibu prita berkeluh kesah soal pelayanan RS Tersebut dan harusnya RS Omni memberikan hak jawab yang baik bukan terus menggugat

Prita Mulyasari gambar diambil dari sini

Buat Para capres yang sedang berlomba mendapatkan dukungan rakyat, ayo ini ada keyword yang sangat bagus buat mengindex diri anda di hati dan pikiran rakyat. Gunakan lobi politik, kekuasaan dan kedudukan anda untuk menyelesaikan kasus ini sesuai dengan hukum dan undang2 yang berlaku di negara ini. Saya Yakin siapapun yang bisa menyelesaikan kasus ini tentu akan terindex dengan cepat oleh sebagian rakyat indonesia, paling tidak dari keluarga dan kerabat2 ibu prita Mulyasari tentu akan mendukung anda. Dan Jangan Lupa sudah ada dukungan dari sebagian blogger dan facebooker buat Ibu Prita Mulyasari lho, tentunya mereka juga akan bersimpati kepada anda jika anda bisa menyelesaikan kasus ini dengan baik.

Ayo Jangan Terlena

06 May 2009

 

Mendekati Pilpres 2009 besok, masyarakat dihadapkan pada 3 permasalahan besar yg harus di selesaikan.

Permasalahan Pertama

Kasus DPT (daftar pemilih tetap) yg masih simpang siur bahkan boleh dibilang mbulet kayak entut. Bagaimana gak mbulet bin kusut kalo masih banyak warga negara yg mempunyai hak pilih belum terdaftar, tetapi warga negara yg belum mempunyai hak pilih bahkan yg sudah meninggal malah terdaftar. Belum lagi dengan jumlah DPT di sebuah daerah yg jumlahnya melebihi dari penduduk daerah tersebut yg berhak memilih.

Permasalahan Kedua

Manohara yg katanya “di tawan” oleh suaminya menurut ibunda Manohara. Kasus ini menjadi besar karena tertuduh adalah pangeran dari sebuah kerajaan di negara tetangga kita yaitu malaysia. Kasus ini juga menjadi besar karena melibatkan hubungan bilateral antar 2 negara yaitu indonesia dan malaysia dan hebohnya lagi kasus ini sudah melibatkan banyak pihak yg tidak berkepentingan dan gak jelas hubungannya.

Permasalahan Ketiga

Pembunuhan Nasrudin yg katanya  melibatkan Antasari Azhar yg merupakan ketua KPK (Komisi pemberantasan Korupsi). Kasus ini juga menjadi besar karena katanya lagi pembunuhan ini terjadi karena cemburu dan perselingkuhan yg melibatkan seorang caddy girl yg katanya juga cantik dan seksi

Saya gak mau membahas hal2 di atas layaknya infotainment ato tukang gosip amatiran untuk ketiga kasus di atas, tapi saya lebih suka menganalisa menurut versi saya sendiri. Analisa yg tentu juga ngawur, ngasal, asal njeplak bahkan sak enak udel ku dewe

Yang namanya politik, segala cara pasti dihalalkan. Politik juga tidak akan bisa berjalan tanpa support dari elemen2 lain nya. Dalam ketiga kasus di atas kasus pertama awalnya mendapatkan sorotan yg lebih dari masyarakat, dan bisa dibilang pihak2 yg bermain di dalamnya hampir2 terdesak. Kita Tau KPK mulai bersikap dengan menerjukan kan timnya untuk menyelidiki tender pengadaan IT KPU yg nilainya ratusan milyar wow fantastis.

Tak lama setelah itu munculah kasus Manohara yg langsung meledak karena media2 indonesia mem blow up habis2an. Dalam kasus tersebut diceritakan bagaimana perjuangan seorang ibu yg berusaha mendapatkan anaknya kembali yg katanya disandera oleh pangeran dari kerajaan kelantan. Berita yg ada di semua media juga simpang siur dan akhirnya siapa yg salah dan siapa yg benar juga menjadi simpang siur karena tiap2 pihak saling membuat alibi. Semua mata masyarakat akhirnya tertuju oleh kasus ini, dari yg namanya koran, media, majalah, tabloid, televisi, radio bahkan blogger sendiri memblowup habis2an. Teralihkan lah fokus masyarakat kita dari kasus pertama yaitu DPT dan kecurangan pemilu.

Tak lama kemudian muncul kasus yg lebih besar yaitu pembunuhan Nazrudin direktur RNI yang melibatkan ketua KPK. Kasus ini benar-benar menjadi buah bibir dan hampir semua masyarakat berusaha mengupdate beritanya. Dan kali ini masyarakat benar2 hampir bahkan nyaris melupakan maslaah sebenarnya bangsa ini yaitu Komponen-komponen pemilihan presiden indonesia yg masih carut marut. Berita kecurangan DPT, KPPU bahkan penggelembungan suara dan berita koalisi sudah tidak menarik lagi dibandingkan dengan berita siapa itu Rani, berapa bayaran Rani, benarkah Antasari itu selingkuh dan gosip2 lain yg belum tentu jelas kebenarannya. Belum lagi media2 kita terutama televisi dan koran berusaha mendapatkan updated berita soal kasus ketiga ini, udah kayak film seri lah pokoknya

ok kita lanjut lagi, apakah memang ada keterkaitan politis di antara kasus2 di atas? Bisa ya bisa tidak karena saya tidak terlibat didalamnya. tapi saya mengambil kesimpulan sendiri dari apa yg saya lihat, baca dan dengarkan. Adakah pihak2 yg di untungkan? ini sebagian analisis saya yg mungkin benar mungkin juga salah ( kayaknya banyak salahnya)

1. KPU mulai bisa bernapas lega karena paling tidak penyelidikan IT KPU yg bernilai milyaran akan tertunda (bisa iya bisa tidak tergantung dari KPK)

2. Kasus DPT dan kecurangan Pemilu akan  teralihkan, semua fokus mata masyarakat akan tertuju pada kasus Nasrudin

3. Bukan hal baru kalau oknum2 di kejaksaan yg korup ada yg gak suka dengan KPK, dengan adanya kasus ini tentu oknum2 itu akan tertawa ngakak-ngakak

4. Oknum anggota dewan yg korup yg selama ini tiarap mungkin mulai tertawa2 juga melihat ketua KPK yg menjadi musuh utama mereka terjerat kasus

5. Blogger2 akan menuai traffic dengan kata kunci dari 3 kasus di atas hahahahahahaha

Demikian sedikit analisa saya, jgn pernah menjadikan acuan atau referensi untuk bahan perbincangan dan diskusi, karena analisa saya adalah analisa ngawur dan ngasal

Ayo kembali fokus

Kehilangan

19 Apr 2009

Kehilangan memang menyedihkan tapi kita tidak bisa menghindari itu. Jangan pernah disesali dan ditangisi kehilangan itu, tapi renungilah, buatlah perbandingan dengan tahun yang lalu. Hitunglah dan ukurlah porsinya, seberapa besar kamu kehilangan dan seberapa besar yang kamu dapatkan.

Jangan pernah terlena dengan sebuah kehilangan apalagi yang hilang itu materi atau kebendaan. Jangan pernah menangis atau menjerit bila yang hilang itu adalah sesuatu yang memang akan hilang pada saatnya. Lakukan yang seharusnya kita lakukan, berbesar hatilah dan persiapkan diri kita untuk kehilangan itu.

Sama seperti hari ini, aku telah kehilangan 365 hari dari hidupku dibandingkan dengan waktu yang sama setahun yang lalu. Sedih memang karena harus kehilangan 365 hari lagi dalam hidup ku, tapi semua itu terbayarkan dengan apa yg sudah kudapatkan selama 365 itu. Cinta yg besar, ketulusan persahabatan, beberapa keinginan dan hadirnya mereka-mereka yg selalu menghibur dan masih menganggap ku adalah bagian dari hidup mereka.

Happy Birthday to Me

Special Thanks to Luvie atas doanya

© 2009 Sekedar Cerita | Entries (RSS) and Comments (RSS)
Design by Design Your Web Page - Powered By Blog Collector, Wp themes