Penembak Runduk

Seorang teman membawa DVD yg berjudul shooter ke kantor. Awalnya saya pikir hanya sebuah film action tembak-tembakan mengenai polisi dan penjahat, atau manusia vs alien atau apapun pokoknya action seperti film-film die hard, lethal weapon dan sebangsanya. Iseng saya browsing di dunia maya untuk mencari review dari film keluaran 2007 ini. Setelah saya membaca di official website film ini ternyata sungguh diluar dugaan, ternyata film ini bercerita tentang kisah seorang sniper yg menjadi korban konspirasi elite di sebuah negara yg melibatkan seorang senator dan beberapa pensiunan militer. Film ini menjadi menarik karena memang saya sangat tertarik dengan profesi yg satu ini. Profesi yg menurut saya sangat superior dan sesuai dengan Mottonya “One Shoot One Kill

Ketertarikan saya kepada Profesi sniper atau penembak runduk ini berawal ketika saya kecil saya sering di ajak bapak untuk menyaksikan latihan menembak untuk mengasah ketajaman dan keakuratan para muridnya. Semakin bertambahnya usia akhirnya saya juga diperbolehkan untuk melakukan itu tentunya dengan pengawasan bapak dan instruktur di lapangan. Suatu hari saya di beri kesempatan untuk mencoba sebuah senapan khusus sniper yg digunakan oleh salah satu pasukan elit di negeri ini, dengan jarak tembak mencapai hampir 800 m dan dilengkapi oleh teleskop dengan pembesaran puluhan kali, jarak 500 meter terlihat  seperti ada di depan kita dan bisa terjamah.

Jadi itu alasan kenapa suka dengan profesi sniper? Bukan hanya itu, kegiatan semasa kecil itu hanya pemicu, tapi yg membuat ku menjadi sangat suka adalah ketika akhirnya saya mencari tau dan mengerti betapa spesialnya penembak runduk ini. Tidak gampang untuk menjadi penembak runduk ini,  dibutuhkan keahlian menembak, menyamar/kamuflase, dan skill di lapangan (bertahan hidup dia alam terbuka) selain itu mereka juga harus bisa mengukur kelembaban udara, jarak, kecepatan angin, memperkirakan kemiringan sudut tembak, dll. Syarat-syarat tersebut di atas tentunya harus dikuasai dengan spesifikasi grade A karena sesuai dengan tugasnya seorang sniper harus bisa membunuh musuh tanpa diketahui bahkan harus bisa menyusup sampai ke dalam wilayah pertahanan musuh tanpa diketahui. Seperti yg pernah dilakukan oleh salah sorang sniper legendaris dari Amerika semasa perang Vietnam Carlos N. Hathcock II, untuk mencapai jarak tembak yg memungkinkan dia harus memasuki wilayah musuh tanpa diketahui walaupun harus merangkak sejauh 1000 yard [917 meter] yg ditempuh dalam waktu 4 hari. 

Masih banyak lagi skill-skill dan kemampuan sniper di masa perang dunia I dan II, kalo saya jabarin satu persatu tentu akan sangat amat panjang. Banyak Film yg memuat kisah dan kiprah para sniper-sniper legendaris dan sebagian film yg saya tonton merupakan real story dari sniper legendaris yg pernah saya tau. Selain Shooter ada enemy at the gates, Black Hawk Down, sniper I, II, dan III dan Duel Of Stalingard mungkin ini beberapa film yg bisa jadi referensi untuk mengetahui lebih banyak tentang sniper.




9 thoughts on “Penembak Runduk

  1. kucluk

    wekz..
    ternyata sampean pernah nyekel tembak konokan kuwi..

    aku yo pernah mbah!..
    tembak bedil a.k.a tembak manuk, onok kekerane ngono…
    karo iku mbah tembak ketepil…

    wekekeke..

    Reply
  2. ocha

    wahhh… saya paling suka kalo nonton pilem2 tentang sniper.

    shooter dah, sniper 1,2,3 udah

    enemy at the gates lom nih…

    *catet di daftar* 😀

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *