Desa Ku Yang Kucinta

sala satu kegiatan ku setiap pulang ke desa adalah bermain di sawah, entah itu cuma berjalan-jalan ataupun duduk2 sembari menikmati kopi pagi hari sambil melihat para petani bekerja. Liburan kemaren kegiatan itu kulakukan lagi walau cuma berjalan-jalan. Hari itu saya mengajak salah satu ponakan ku untuk mengenalkan darimana nasi yg setiap hari dia makan itu berasal.

kami berdua berjalan-jalan mengelilingi sawah dan saling bercerita. banyak pertanyaan-pertanyaan kecil yg diajukan oleh si kecil kepadaku karena keingintahuannya akan sawah, padi, beras dan nasi.

Setelah kira2 1 jam kami berjalan-jalan karena si kecil udah mulai kelihatan capek akhirnya kami pun pulang.  Sesampai di rumah setelah mandi, sarapan dan kami kembali ke aktivitas kami masing-masing. Si kecil asik dengan spidol dan kertasnya menggambar apa yg saat itu terlintas di benaknya.

sedangkan saya asik membantu mama memasangkan kulit telur di pucuk-pucuk tanaman berdurinya. Setelah selesai ternyata kelihatan lucu juga jadinya. Kata si mbak ini itu dinamakan pohon telur yg dulu dia juga punya dirumahnya tetapi skrg katanya udah gak ada lagi.

saya teringat waktu saya kecil dulu, saya pernah diajarkan sebuah lagu

 Desaku yang kucinta,Pujaan hatiku…
tempat ayah dan bunda, dan handai taulan ku
tak mudah kulupakan, tak mudah ku tinggalkan
selalu ku rindukan, desa ku yang permai

Desaku memang membuat aku selalu rindu, membuat aku selalu kangen rumah, membuat aku terlepas dari beban kota besar. Ada kedamaian, kesejukan, keprihatinan dan kebahagian ketika berkumpul bersama orang tua dan sanak saudara

I miss my mom and my home again

semua foto diambil menggunakan Canon Powershot Pro IS 90 2,6 MegaPixel



28 thoughts on “Desa Ku Yang Kucinta

  1. cebong ipiet

    waaaaaaaaaaa kangen deso ku yg dulu
    tpi sekarang sudah ndak nyaman lagi
    kebon sudah jadi rumah rumah
    sawah sudah jadi toko
    manusia sudah beranak pinak berkembang biak
    dulu kali itu banyak ikannya
    sekarang banyak ee’nya
    hikz
    alhamdulillah masa kecilku bahagia sempet ngrasakne
    *malah curhat*

    Reply
  2. tisafitrira

    seneng banget liat sawahnya…
    seger….
    klo rumah aku belakang, kiri,kanannya dah tembok rumah orang….
    tp seger juga c….
    klo pas ad co ganteng yg lg nyuci mobil
    ^_^

    Reply
  3. masDan

    Saya Suka Hijau, Saya Suka Sawah, Saya Kangen Desa Saya…. Nganjuk ……

    Desaku Yang Kucinta
    Pujaan Hatiku
    Tempat Ayah dan Bunda ..
    dan handaitaulanku ..Hiks hiks..

    Reply
  4. berly

    nice foto,kawan …

    ingatkan aku akan desaku tercinta, Jakarta
    hahaaha

    “Tiap hari polusi plus pake baju polka-dot jadi tambah nit-not”

    teruslah berkarya, nice to know your blog

    welcome to the other side of Rock Enterprise !!

    Reply
  5. pu2t

    Salam kenal!!!! Waah desanya bagus ya!
    Enak deh kyknya klo punya desa?
    Kulit telur yg da di pohon berduri tu bwt pa ya klo blh tau?? cz lucu bgt.
    Dtunggu ya kunjungan baliknya n blzannya!

    Reply
  6. GlongGongan

    aduh jadi pingin kembali menikmati kehidupan desa yang asri, rindang, teduh, dan damai. apalagi status saya yang saat ini lagi broken heart, pasti malah mangstaff…

    mas, telurnya bau mas…. :d

    !… Salam Perut …!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *