Mbah Sangkil

Cerita Gak Jelas

Matamu Picek!!!!

17 Jun 2010

Jujur aja sebenarnya saya sudah males dan gak mau lagi menulis soal ariel dan luna maya serta cut tari. Buat saya itu adalah hal gak penting dan buang-buang waktu aja membahasnya. Tapi ketika melihat kelanjutannya kok ya jadi mangkel dan miris melihat hukum kita seperti tidak berdaya menghadapi kasus ini. Hukum kita seperti anak kecil yang musti di gandeng untuk jalan, di gendong karena kelihatan lumpuh, dan dipermainkan sedemikian rupa.

Buat saya sebenarnya bukanlah hal yang sulit untuk menjelaskan apakah di video itu adalah ariel dan luna maya. Tidak perlu memanggil pakar tehnologi forensik, tidak perlu pengamat IT, tidak perlu pakar sinematografi. Cara yang paling mudah dan paling bodoh adalah mengecek tato yang terekam di film itu. Polisi tinggal memanggil Luna maya, suruh salah seorang polwan untuk memeriksanya, kalo memang ada ya udah berarti luna maya tersangkanya. Tapi kalau tidak ada silahkan polisi mencari siapa pelakunya. Hal seperti ini kok kelihatannya sangat sulit untuk dilakukan apalagi sampai bersembunyi di balik “asas praduga tak bersalah”. Apakah dengan mengecek tato seperti itu menjadikan luna tersangka? bagaimana dengan kasus sengkon dan karta? dimana asas praduga tak bersalahnya? Adakah yang bisa mengembalikan moral dan harga dirinya?

Hukum hanya milik orang kaya dan berduit, hukum  jadi musuh buat rakyat kecil yang miskin dan tidak berdaya.

Kasus ini sudah menjadi pengalih isu yang sangat mujarab, bahkan lebih mujarab dari demam piala dunia bahkan lebih membius dari narkoba golongan 1. Gaung piala dunia seakan-akan lenyap di telan oleh berita-berita sampah ariel, luna maya dan cut tari. Semua orang terbius, terlena seakan-akan mereka ketagihan, sakaw dan akan mati bila sampai tidak mengikutinya.

sampai pada suatu masa, ketika mereka sadar bahwa:

“lho kok harga elpiji naik? kapan?duh uang belanja berkurang donk”

“lho kok saya mbayar listriknya naik, padahal gak nambah apa-apa”

“lho kok harga-harga kebutuhan pokok naik sih”

“lho porong sudah tenggelam? duh sanak saudaraku gimana ya nasibnya

“lho 15 M sudah di sahkan? “

dan banyak lagi lho-lho lainnya.

Kalo sudah seperti ini jawabannya cuma MATAMU PICEK!!!!!

17 Responses to “Matamu Picek!!!!”

  1. 1
    suryaden Says:

    ampun mbah…

    pun picek tenan meniko matanipun kakehan bedigasan…

    bwahaha

  2. 2
    itachi Says:

    saking ndak pentingnya, yg laen dibiarin…

  3. 3
    Andy MSE Says:

    busyet… posting nembe rampung wes entuk backlink….
    worship dah! (worship)

  4. 4
    Andy MSE Says:

    pengalih isu…
    nutupi bangkai pakai tai…

  5. 5
    mbah sangkil Says:

    podo mambune berarti wahahahahhaha

  6. 6
    xitalho Says:

    Ncen negri begajul … seko nduwur nganti ngisoran begajul kabeh…. termasuk aku (lmao)(rofl)

  7. 7
    ethie Says:

    *Like this*

    Katanya keadilan itu tidak pandang bulu. Ye memang tidak pandang bulu kok, mereka memandang dompet, deposito, dan memandang yg enak dipandang.. (haha)

    Mbah, saya dilink lagi mbah? Padahal rung apdet meneh.. (blush)

  8. 8
    brencia Says:

    huehehehehhe lho jebule aku di link to… aku menjadi mangkel dan miris.

    (worship) (worship)

  9. 9
    Cah Shalihah Says:

    Waalllaaahhhhh aku ndak di link yach?…. (tears)

  10. 10
    ohdediku Says:

    wuuuiihhh salluuuu bahasane…..
    tutup kuping.. :D

    kunjungan pertamaaxx mbah..
    lam kenal nggih

  11. 11
    ulan Says:

    wiiiiiiiiiiiii manteb ya :P

  12. 12
    dafhyd Says:

    dan saya sudah muak dengan hukum di negeri ini

  13. 13
    itempoeti Says:

    matane picek goro2 kelilipan penthil…

  14. 14
    endar Says:

    ternyata mbah sungguh jeli melihat kejadian kejadian akhir akhir ini

  15. 15
    omagus Says:

    kau memicekkan mataku..!
    duh sungguh teganya dirimu..!

  16. 16
    Terima kasih Sahabat | Jimbun Punya Says:

    [...] Pada Linux, yang menjadi inspirator saya untuk menggunakan Linux. Mbah Sangkil yang kini tengah marah dengan keadaan masyarakat negara kita ini. Pak Dhe Suryaden yang kini tengah tidak mempedulikan Piala Dunia. Kang Ciwir yang [...]

  17. 17
    Mas Ben Says:

    Hahaa, sabar sabar sabar.
    Saya pun juga sudah bosen dengan tontonan kelompok saru itu :)
    Ayo kita switch saja topiknya sesuai musim : piala dunia dan filem Tanah Air Beta saja :)

    Salam bentoelisan
    Mas Ben

Leave a Reply

© 2010 Mbah Sangkil | Entries (RSS) and Comments (RSS)
Design by Design Your Web Page - Powered By Blog Collector, Wp themes