Hutan Mangrove dan Fungsinya

Narsis dulu sebelum serius

Hari minggu ini 20 juni 2010 saya dan teman-teman konsumen hijau mengikuti penanaman 15.ooo pohon mangrove di pesisir pelabuhan tanjung perak. Daerah yang kami tanami adalah daerah sekitar Terminal Petikemas Surabaya, yang mana acara ini adalah komitment Menteri Perhubungan. Kami bersama dengan PT Terminal Petikemas Surabaya, Pelabuhan Indonesia dan teman-teman Kelompok Petani mangrove Wonorejo bersepakat dan berkomitment untuk selalu menjaga dan melestarikan tanaman magrove serta menjadikan pantai-pantai di surabaya menjadi daerah paru-paru kota. Kami sempat juga melakukan telekonfrens dengan bapak menteri perhubungan.

Hutan mangrove yang sering kita sebut tanaman bakau memiliki fungsi ekologis sangat penting dan tidak tergantikan dengan apapun bagi kota . Hutan Mangrove terdiri dari banyak  jenis tanaman yang sangat khas karena memiliki kemampuan beradaptasi dengan kondisi daerah pesisir yang terendam air laut . Jenis vegetasi di hutan mangrove cukup beragam, namun ada beberapa jenis  vegetasi yang merupakan ciri khas dari hutan mangrove yaitu bakau (Rhizophora sp),  Api-api (Avicennia sp), Pedada (Sonneratia sp) dan Tanjang (Bruguiera sp).

Fungsi ekologis dari hutan magrove adalah mencegah terjadinya intrusi atau penyerapan air laut ke dalam air tanah. Intrusi sendiri menyebabkan air tanah menjadi payau dan tidak layak minum, padahal sebagian besar daerah di indoensia masih memanfaatkan air tanah sebagai bahan baku air minum, memasak dan kebutuhan  pokok lainnya. Air tanah yahg sudah tercemar air laut juga dapat menyebabkan korosi pada logam jika dipergunakan karena air laut mengandung garam. Selain fungsi di atas, fungsi lain hutan mangrove adalah penunjang paru-paru kota karena hutan mangrove dapat menyerap CO2 yang sangat besar dan mengeluarkan O2 yang besar pula. Hutan mangrove bisa menjadi Hutan kota yang sangat baik.

Fungsi lain dari keberadaan hutan mangrove di daerah pesisir adalah untuk mencegah abrasi atau erosi pantai. Pohon bakau, pohon api-api atau pohon tanjang yang merupakan vegetasi khas hutan mangrove memiliki batang yang kokoh dan akar yang sangat khas sehingga mampu mempertahankan garis pantai dari terjangan ombak atau gelombang.

Selain fungsi di atas masih banyak fungsi lain yang akan sangat panjang bila saya jelaskan, seperti Hutan mangrove sebagai Penyaring sampah , sebagai penyubur perairan karena hutan mangrove menghasilkan unsur hara yang bermanfaat bagi fitoplankton, Akar mangrove sebagai tempat bertelur dan berlindung berbagai habitat udang dan ikan, dan masih banyak lagi.

Hutan MangrovePantai Timur Surabaya (PTS) merupakan habitat bagi puluhan jenis burung. Dari beberapa kajian di kawasan PTS paling tidak hidup 35 jenis burung liar. Beberapa jenis  diantaranya adalah burung yang dilindungi undang-undang seperti, kuntul putih besar (Egretta alba), pecuk ular (Anghingamalenogaster), Cekakak (Halcyon chloris), Cekakak Susi (Halcyon sancta) dan burung Raja Udang Biru (Alcedo caerulescens). Burung Walang Kada (Mycteris cinerea) yang merupakan satu dari 19 jenis burung yang terancam punah di Jawa Bali juga sering ditemukan bertengger di dahan pohon bakau di sekitar muara Kali Wonokromo. Selain itu, hutan mangrove di PTS merupakan salah satu daerah persinggahan burung yang bermigrasi  dari benua Australia ke benua Asia setiap tahun. Ribuan burung yang bermigrasi akan singgah untuk beristirahat sambil mencari pakan di hutan magrove sekitar muara Kali Wonokromo dan Kali Wonorejo.

Oleh karena itu kami dari Komunitas Aku Konsumen hijau akan terus berusaha untuk menjaga dan melestarikan Hutan mangrove ini. Hal yang menggembirakan bagi kami adalah para petani mangrove yang tergabung dalam kelompok petani mangrove wonorejo sudah melakukan inovasi dengan membuat berbagai macam makanan dan minuman dari tanaman mangrove.

Buah Mangrove Yang Bisa dijadikan makanan dan minuman




22 thoughts on “Hutan Mangrove dan Fungsinya

  1. ethie

    Cara tanamnya gimana mbah untuk di wilayah pesisir pantai? atau mungkin cara merawatnya setelah ditanam?
    Karena banyak sekali ajakan menanam mangrove, misal menanam satu juta mangrove, tapi yang berhasil cuma sebagian kecil. Sebagian lainnya justru terbawa air atau hilang entah ke mana.

    Btw, salut untuk kerja keras dan perannya pada lingkungan, mbah. Salam buat pak taninya.. 😀

    Reply
  2. Kika

    Banyak nanam sedikit rawat, sekali tanam sepuluh kena embat. semoga tidak begitu.

    Tapi sing nduwur kae fotone kok bedo karo sing ketemu aku ning Bungkul ya, rambute kok ono..

    Reply
  3. gadgetboi

    senangnya ada juga konsumen yang peduli lingkungan … saya juga berusahamenjadi konsumen yang pro-green .. tidak pernah minta kantong plastik kalau belanjanya sedikit 🙂

    Reply
  4. jessica

    website ini benar2 sangat berguna bagi pelajar Indonesia, karena apabila ada kesulitan dlm tugas dengan website ini bisa memudahkan siswa untuk mencari jawaban yg sulit itu… artikel ini boleh dikirim ke fb saya tdk ?? alamat’a :dedra_jessica@yahoo.co.id… coz bwd qlo ada ulangan bs liat artikel ini.. sblmnya terima ksih…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *