Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi bagi Kaum Wanita

Banyak perubahan yang terjadi setelah dunia telekomunikasi dan informasi semakin berkembang. Munculnya era web 2.0 membuat emansipasi wanita di negeri ini bergerak ke segala arah dengan cepat bahkan bisa dibilang tanpa terkendali. hampir di semua aspek kehidupan menggeliat, baik yang di dominasi oleh wanita maupun yang di dominasi oleh pria.

Jika dilihat dari sisi positipnya maka dapat di rasakan bahwa semakin banyak ibu rumah tangga dan kaum wanita yang sudah menjadi pengusaha bahkan enterpreneur yang menggunakan tehnologi informasi dan telekomunikasi untuk mengembangkan usahanya. Dari toko online sederhana sampai dengan arisan yang bisa dilakukan secara online. Dari sekedar konsultasi gratis sampai dengan konsultasi berbayar. Peran teknologi informasi dan telekomunikasi telah membuat kaum wanita di negara ini menjadi kartini digital.

Mundur kebelakang ke beberapa tahun lalu, tehnologi infromasi dan telekomunikasi merupakan barang mewah, sehingga hanya segelintir masyarakat yang bisa menikmatinya. Banyak kaum wanita yang mengandalkan hidupnya menjadi pegawai atau paling banter membuka toko kecil2an di rumah hanya untuk menyambung hidupnya. Sebuah dilema yang di alami kaum wanita dengan keterbatasan ini, di satu sisi ingin membantu suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga, di satu sisi jika memiliki anak mereka akan kehilangan waktunya untuk berbagi kasih sayang dengan anak.

Tak dapat dipungkiri, dengan kemajuan tehnologi informasi dan telekomunikasi ini wanita sudah bisa berdiri sejajar dengan pria. Informasi yang dulu hanya bisa di dapat dari koran dan televisi, skrg sudah bisa dibaca di media online, twiiter, facebook dan jejaring sosial lain. Jika dahulu wanita susah berinteraksi dikarenakan keterbatasan kemampuannya bersosialisasi sebab terpenjara oleh rutinitas dan kurangnya sarana informasi yang mumpuni, sekarang wanita sudah bisa bersosialisasi dengan siapapun melalui sosial media bahkan web 2.0

Kartini akan senang dan bahagia bila melihat wanita indoensia skrg ini yang sudah bisa berdiri sejajar dengan pria, sudah bisa menyerap informasi yang selama ini hanya didapatkan oleh pria, bisa berusaha tanpa menghilangkan kodratnya sebagai wanita.

Kartini juga bisa bersedih bila terbuka luasnya akses informasi ini digunakan dengan tidak benar oleh para wanita, melupakan kodratnya sebagai seorang wanita dan seorang ibu yang haru memberikan kasih sayangnya kepada anak dan suaminya, bahkan kartini akan sangat terluka bila teknologi informasi dan telekomunikasi akhirnya dimanfaatkan untuk hal-hal yang negatip seperti berselingkuh, menipu, berbuat curang bahkan untuk melakukan kejahatan.

SELAMAT HARI KARTINI, 21 april 2011

4 thoughts on “Peran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi bagi Kaum Wanita

  1. mudah-mudahan gak ada lagi kasus ibu yang menelantarkan anaknya gara-gara keasikan facebook-an.. :D semoga para wanita ini juga makin bijak menggunakan kemajuan yang ada tanpa melupakan kodrat mereka..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>